Umat Islam sebagai umat Rosululloh diberi keistimewaan dalam ragam ibadahnya. Jika pada edisi lalu telah dijelaskan tentang keutamaan adzan dan mereka yang melakukan adzan,ternyata bagi yang menjawab adzan terdapat keutamaan keutamaan juga.
1. Dijanjikan Surga
Sebuah riwayat dari Sayyidina Umar bin Khathab r.a, bahwa beliau berkata, Rosululloh saw bersabda; “ “Jika muazin mengucapkan (Allah Maha Besar Allah Maha Besar), maka hendaklah seseorang mengucapkan Allahu Akbar, Allahu akbar, kemudian jika dia (muadzin) mengucapkan Asyhadu allaa ilaaha illallah (aku bersaksi tiada tuhan melainkan Allah) maka mengucapkan Asyhadu allaa ilaaha illallah, kemudian jika dia (muazin) mengcapkan Asyhadu annaa Muhammadarrasuulullah (Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah), maka dia mengucapkan Asyhadu annaa Muhammadar rasuulullah. Kemudian, jika dia (muazin) mengucapkan hayyaa 'alashshalaah (Mari menunaikan shalat), hendaklah dia mengucapkan Laa haula walaa quwwataa illaa billaah (Tiada daya dan kekuatan melainkan dari Allah). Kemudian jika (muazin) mengucapkan hayaa 'alal falaah (Mari meraih kemenangan), maka hendaknya dia mengucapkan Laa haula walaa quwwataa illaa billaah . Kemudian jika (muazin) mengucapkan Allahu Akbar, Allahu akbar, (maka dia mengikuti dengan) mengucapkan Allahu Akbar, Allahu akbar . Kemudian (jika muazin) mengucapkan Laa ilaaha illallah (Tiada tuhan melainkan Allah). (Maka dia mengikuti dengan) mengucapkan Laa ilaaha illallah. (Jika semua itu diucapkan ikhlas) dari hatinya, maka (dia akan) masuk surga.” {HR.Muslim}
Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa setelah Rasululloh saw mendengar Bilal mengumandangkan adzan , Beliau bersabda;
مَنْ قَالَ مِثْلَ مَقَالَتِهِ َ وَشَهِدَ مِثْلَ شَهَادَتِهِ، فَلَهُ الْجَنَّةُ
“Barangsiapa mengucapkan seperti perkataannya (muadzin) dan bersaksi seperti persaksiannya, maka baginya adalah surga.” {HR. Abu Ya’la dalam Musnad-nya}
2. Mendapat Syafaat dari Rosulullah Sholallahu alaihi wasallam
Keutamaan lain bagi umat Rosululloh saw yang menjawab adzan adalah ia akan diberi syafaat oleh Rosululloh saw, sebagaimana diriwayatkan oleh sayyidina Abdullah bin Amr bin Ash r.a, bahwa beliau mendengar Rosululloh Sholallahu alaihi wasallam bersabda; Apabila kalian mendengar adzan maka ucapkanlah sebagaimana yang diucapkan muadzin, kemudian bershalawatlah untukku, karena siapa yang bershalawat untukku niscaya Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali. Kemudian mintalah kepada Allah al-wasilah atasku, karena al-wasilah ini merupakan sebuah tempat/kedudukan di surga, di mana tidak pantas tempat tersebut dimiliki kecuali untuk seseorang dari hamba Allah dan aku berharap, akulah orangnya. Barang siapa yang meminta kepada Alloh al-wasilah untukku maka ia pasti mendapatkan syafaat. {HR.Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi dan Nasa’i}
Syafaat ini juga akan diperoleh seseorang jika ia membaca doa,
اَللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَامَّةِ، وَالصَّلاَةِ الْقَائِمَةِ، آتِ مُحَمَّدًاالْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةَ، وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُوْدًا الَّذِيْ وَعَدْتَهُ
”Ya Allah, Rabb Pemilik panggilan yang sempurna dan shalat yang akan didirikan, Berilah kepada Nabi Muhammad washilah dan keutamaan. Dan kirimkanlah kepadanya satu maqom yang terpuji yang telah Engkau janjikan.” {HR.Imam Bukhori}
Hadits yang diriwayatkan dari sayyidina Jabir bin Abdullah r.a menyebutkan bahwa mereka yang berdoa seperti di atas maka ia akan mendapatkan syafaat Rosulullah Sholallahu alaihi wasallam pada hari kiamat.
3. Doanya Akan Terkabulkan
Rosulullah Sholallahu alaihi wasallam juga memberikan berita gembira bagi umatnya yang mau untuk menjawab suara adzan, bahwa akan terkabul doanya.
Diriwayatkan dari sayyidina Jabir bin Abdullah r.a bahwa Rosulullah Sholallahu alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa yang mengucapkan doa berikut ketika muadzin mengumandangkan adzan; Ya Alloh, Ya Allah, Rabb Pemilik panggilan yang sempurna dan shalat yang bermanfaat ini, berilah keberahan kepada Nabi Muhammad dan ridhailah aku dengan keridahaan yang tidak ada kebencian di dalamnya, maka doanya akan dikabulkan.” {HR.Ahmad dan Tabrani dalam Mu’jamul Ausath.}
Diriwayatkan dari sayyidina Abdullah bin Umar r.a bahwa seorang laki laki berkata kepada Rasulullah saw,”Wahai Rasulullah, sesungguhnya para muazin mengungguli kami(pahala mereka lebih banyak). Maka Rasululloh saw bersabda,”Katakanlah seperti yang mereka ucapkan. Jika kamu telah selesai, mintalah (kepada Alloh), niscaya (permintaanmu itu) akan dikabulkan.” {HR.Abu Dawud, Nasa’I dan Ibnu Hibban dalam kitab shahihnya}
Keutamaan lain adalah waktu diantara adzan dan iqomah merupakan waktu yang mustajab yaitu waktu dimana doa seorang hamba akan dikabulkan.
Diriwayatkan dari Sahal bin Sa’ad r.a bahwa ia berkata, “Rasululloh saw bersabda,”Ada dua waktu (dimana) doa seseorang tidak akan ditolak, (yaitu) ketika didirikan (dibacakan iqamah untuk) shalat dan ketika (seseorang berada) dalam barisan (jihad) di jalan Alloh {HR.Ibnu Hibban}
KEUTAMAAN MENJAWAB ADZAN
Nama Anda
New Johny WussUpdated: 20.13.00
0 komentar:
Posting Komentar